Standard 7.1

Standar 7 – Penelitian, Pelayanan/Pengabdian Kepada Masyarakat dan Kerjasama

Standar ini adalah acuan keunggulan mutu penelitian, pelayanan dan/atau pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama yang diselenggarakan untuk dan terkait dengan pengembangan mutu perguruan tinggi. Penelitian adalah salah satu tugas pokok perguruan tinggi yang memberikan kontribusi dan manfaat kepada proses pembelajaran, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta peningkatan mutu kehidupan masyarakat.

Pelayanan/pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan sebagai perwujudan kontribusi kepakaran, kegiatan pemanfaatan hasil pendidikan, dan atau penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau seni, dalam upaya memenuhi permintaan dan atau memprakarsai peningkatan mutu kehidupan bangsa.

Perguruan tinggi yang baik memiliki sistem pengelolaan kerja sama dengan pemangku kepentingan eksternal dalam rangka penyelenggaraan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan program-program akademik. Hasil kerja sama dikelola dengan baik untuk kepentingan akademik dan sebagai perwujudan akuntabilitas perguruan tinggi sebagai lembaga nirlaba. Perguruan tinggi yang baik mampu merancang dan mendayagunakan program-program kerja sama yang melibatkan partisipasi aktif program studi dan memanfaatkan dan meningkatkan kepakaran dan mutu sumber daya perguruan tinggi.

7.1   Penelitian.

7.1.1 Jelaskan kebijakan dan sistem pengelolaan penelitian (lembaga/unit yang menangani masalah penelitian, pengarahan fokus dan agenda penelitian, pedoman penyusunan usul dan pelaksanaan penelitian, pendanaan, dan jaminan atas HaKI).

Kegiatan penelitian dalam suatu perguruan tinggi merupakan salah satu dharma yang menentukan kualitas perguruan tinggi tersebut. Dalam rangka mewujudkan UNPATTI sebagai research university berbasis laut-pulau, maka UNPATTI terus mengembangkan kegiatan penelitian ilmiah secara produktif, terstruktur, terencana dan berkualitas.

Pedoman Pengelolaan Penelitian

UNPATTI telah memiliki Buku Pedoman Penelitian yang disusun oleh Tim yang dibentuk berdasarkan SK Rektor Nomor 403/UN13/SK/2016. Buku Pedoman Penelitian tersebut disusun mengacu pada panduan penelitian yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DP2M), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti). Pedoman pengelolaan penelitian berisi kebijakan dasar penelitian, penanganan plagiasi, hak paten dan hak atas kekayaan intelektual. Rencana dan pelaksanaan penelitian mencakup agenda tahunan dan peraturan pengusulan proposal penelitian dan pelaksanaannya yang terdokumentasi dengan baik serta mudah diakses oleh semua pihak dan di dipublikasikan melalui laman http://lemlit.unpatti.ac.id.

A. Kebijakan Dasar dan Sistem Pengelolaan Penelitian

Pada dasarnya kebijakan dan sistem pengelolaan penelitian di Universitas Pattimura (UNPATTI) ditangani oleh Lembaga Penelitian (LEMLIT) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0170/O/1995, tentang Organisasi dan Tata Kerja UNPATTI, jo: Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 121/O/2003, serta Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 016/O/2003 tentang Statuta UNPATTI.

Kebijakan dasar penelitian mengacu pada visi dan misi UNPATTI. Visi dan misi ini kemudian di jabarkan ke dalam visi dan misi lembaga penelitian sebagaimana tertuang dalam Rencana Induk Penelitian (RIP) Lembaga Penelitian UNPATTI (2011-2015). Kebijakan di bidang penelitian yang dilakukan oleh UNPATTI meliputi 3 (tiga) bidang, yaitu:

  1. Pemetaan dan perluasan akses penelitian yang diarahkan kepada pencapaian 85% proposal diterima dari yang diusulkan untuk tiap jenis penelitian serta melibatkan 75% tenaga dosen dan 15% mahasiswa pada tahun 2016; terwujud perluasan akses penelitian dan hasil-hasil penelitian di Lembaga Penelitian UNPATTI; tersedia fasilitas teknologi informasi, tersedianya anggaran penelitian secara proporsional, terbentuknya kerjasama Lembaga penelitian UNPATTI dengan intansi terkait di dalam dan luar negeri.
  2. Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing yang diarahkan kepada tersedianya penelitian bermutu dalam bidang riset unggulan secara proporsional; tersedianya sumber daya penunjang penelitian di lembaga penlitian dan terlaksananya pelatihan profesional penelitian.
  3. Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik yang diarahkan kepada tersedianya PIP dan RIP di Lembaga Penelitian UNPATTI tahun 2011 – 2015; tersedianya panduan pengelolaan penelitian bidang riset unggulan; terwujudnya sarana dan prasarana penunjang penelitian berbasis IT; tersedianya dosen berkualitas dalam penyelenggaraan penelitian dan terwujudnya peningkatan pencitraan publik. Kebijakan penelitian UNPATTI sebagaimana tertuang dalam RIP Lembaga Penelitian diteruskan kepada fakultas, jurusan/bagian dan program studi untuk dipedomani dalam perencanaan dan pengembangan kegiatan-kegiatan penelitian pada level program studi, jurusan/bagian, fakultas maupun pengembangan secara terintegrasi dengan lembaga penelitian UNPATTI. Untuk mewujudkan kebijakan penelitian, kebijakan alokasi anggaran penelitian sebagai berikut:
  • Sebesar 10 % dari dana PNBP dialokasikan untuk mendanai penelitian dosen (sesuai instruksi kemenristek Dikti tahun 2016).
  • Sebesar 30 % dari Dana BOPTN dialokasikan untuk mendanai penelitian dosen.
  • Sebesar 20 % dari pendapatan UNPATTI dialokasikan untuk mendanai penelitian dosen (Sesuai Standar Penjaminan Mutu Internal UNPATTI, dokumen tersedia).

A.1 Arah dan Fokus Penelitian
Keputusan Senat Nomor 121/J13/SK/2005 tentang Pedoman Implementasi Pola Ilmiah Pokok (PIP) UNPATTI, yaitu Bina Mulia Ke Lautan, Keputusan Rektor UNPATTI (SK Rektor UNPATTI No. 1509/UN13/SK/2011) tentang Rencana Strategis UNPATTI 2011– 2015 menjadi dasar Pengarahan Fokus dan Agenda Penelitian UNPATTI. Acuan Pengarahan Fokus dan Agenda Penelitian dijabarkan atau dirumuskan dalam Rencana Induk Penelitian (RIP) UNPATTI. Melalui desentralisasi penelitian, LEMLIT UNPATTI dituntut untuk mempunyai peta jalan (roadmap) dan payung penelitian, baik pada program studi masing-masing fakultas maupun pada 13 (tigabelas) pusat studi di lingkungan UNPATTI sebagai implementasi dari RIP yang menjadi arahan kebijakan dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan program penelitian di UNPATTI. Sesuai karakteristik wilayah Maluku, di mana UNPATTI berada di Provinsi Maluku dengan luas wilayah laut sekitar 92% dan jumlah pulau mencapai 1.340 pulau, karenanya UNPATTI menetapkan Bina Mulia Ke Lautan sebagai PIP dengan konsep Gugus-Pulau dan Laut-Pulau. Konsep Laut-Pulau dalam hal ini laut dan darat (pulau) dilihat sebagai suatu kesatuan makna, artinya laut bukan pembatas tetapi menjadi jembatan penghubung kegiatan ekonomi sekaligus sebagai pemersatu sosio-budaya komunitas di dalam dan antar pulau.

Berdasarkan karakteristik wilayah, PIP dan RIP UNPATTI, maka ditetapkan “laut-pulau” sebagai arah penelitian unggulan UNPATTI. Dengan demikian, lingkup, arah dan agenda penelitian UNPATTI adalah Gugus-Pulau dan Laut-Pulau yang acuannya telah tertuang dan dijabarkan dalam RIP (Rencana Induk Pengembangan) dan Payung Penelitian UNPATTI. Berdasarkan PIP Universitas Pattimura dan strategi pembangunan pemerintah daerah serta sumber daya alam dan sosial di provinsi Maluku maka Lembaga Penelitian Universitas Pattimura menentukan riset unggulan di bidang kelautan dan kepulauan sebagai fokus penelitian UNPATTI. Sebagai wilayah pulau-pulau kecil yang rentan terhadap perubahan karena natural disaster, rawan pangan, konflik sosial dan iklim ekstrim maka sumberdaya laut, darat dan manusia merupakan satu kesatuan yang tidak dipisahkan karena satu sama lain memiliki hubungan fungsional dan kesalingtergantungan sebagai pilar kelestarian dan keberlanjutan pembangunan di wilayah Maluku. Oleh karena itu sebagaimana laut tidak terpisahkan dari pulau maka riset unggulan aspek sosial, budaya, ekonomi dan politik merupakan bidang kajian yang tidak terpisahkan dan terintegrasi (inherent/embedded) dalam riset unggulan kelautan dan kepulauan di Maluku.

A. 2 Jenis dan Rekam Jejak Penelitian Unggulan

Dalam Buku Pedoman Penelitian sebagai penjabaran dari Rencana Induk Penelitian UNPATTI (2011-2015), terdapat jenis dan rekam jejak kegiatan penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian meliputi;

  • Bidang Kajian Pengembangan Kelautan dan Kepulauan meliputi kajian pengembangan perikanan dan ilmu kelautan; kajian pengembangan pertanian; kajian pengembangan MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi); kajian pengembangan teknik; kajian kedokteran dan kesehatan
  • Bidang Kajian Sosial sebagai Faktor Determinan Pengembangan Kelautan dan Kepulauan yang meliputi kajian pengembangan pendidikan; kajian pengembangan ekonomi; kajian pengembangan ilmu sosial dan ilmu politik; dan kajian pengembangan hukum.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Lemlit sebagai implementasi dari Rencana Induk Penelitian, meliputi:

A. 2 .1. Pemetaan dan Perluasan Akses Penelitian, yaitu:

  • Peningkatan dan perluasan informasi penelitian,
  • Pengadaan panduan penelitian sesuai skim,
  • Pelatihan penyusunan proposal penelitian sesuai kualifikasi yang diinginkan sumber penelitian,
  • Pengadaan dan peningkatan fasilitas IT di lingkup Lembaga Penelitian,
  • Pengadaan dan peningkatan anggaran penelitian secara proporsional sesuai bidang riset unggulan lemlit, pusat studi/kajian maupun fakultas,
  • Peningkatan kerjasama Lembaga Penelitian UNPATTI dengan instansi terkait di dalam dan luar negeri.

A. 2. 2. Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing, yaitu:

  • Pengadaan penelitian sesuai bidang riset unggulan lembaga penelitian, pusat studi/kajian maupun fakultas,
  • Pengadaan penelitian skripsi dan thesis berorientasi RIP UNPATTI (yang berbasis pada PIP UNPATTI),
  • Pengadaan penelitian skripsi berbasis bidang ilmu atau program studi,
  • Pengadaan kebijakan pengelolaan penelitian fakultas dari dana PNBP,
  • Peningkatan sarana prasarana laboratorium penunjang di fakultas-fakultas dalam jumlah maupun spesifikasinya,
  • Peningkatan fasilitas kantor, ruangan seminar, ruangan diskusi, ruangan pertemuan/rapat, ruangan pimpinan, ruangan pelaksana di lembaga penelitian,
  • Infentarisasi jumlah dosen muda sesuai spesifikasinya per fakultas,
  • Pengadaan pelatihan pembuatan proposal penelitian sesuai panduan penelitian yang sifatnya kompetitif.

A. 2. 3. Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas dan Pencitraan Publik, yaitu:

  • Penyusunan dokumen rencana induk penelitian,
  • Pengadaan dan peningkatan link kerjasama (lokal, nasional dan internasional),
  • Peningkatan dana penelitian dari APBN,
  • Peningkatan dana penguatan kelembagaan bersumber dari PNBP,
  • Pengadaan kebijakan senat universitas tentang tupoksi pusat studi/kajian yang ditindaklajuti dengan surat keputusan rektor dalam rangka peningkatan kinerja pusat penelitain/kajian,
  • Pengadaan kebijakan senat universitas tentang kerjasama satu pintu pada tingkat universitas,
  • Pengembangan penelitian perguruan tinggi sesuai renstra,
  • Peningkatan jumlah penelitian yang berorientasi pada output dan outcome yang terukur,
  • Mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan sinergi kerja sama (pemerintah pusat, pemda, industri, kalangan swasta dan masyarakat),
  • Pengadaan regulasi berdasarkan jenjang fungsional (kaitan output dan outcome penelitian per tahun)
  • Pengadaan dana tambahan universitas sebagai support bagi pengembangan penelitian
  • Pembentukan kelompok peneliti pada tingkat pusat studi/kajian
  • Pelaporan berkala (per semester) dari pusat penelitian ke lembaga penelitian,
  • Pengadaan kebijakan senat universitas tentang management fee 8%
  • Penyusunan dokumen panduan pengelolaan penelitian bidang riset unggulan Universitas Pattimura
  • Peningkatan mutu penelitian secara terus-menerus dan berkelanjutan,
  • Menyediakan fasilitas wireless network connection di lingkungan lembaga penelitian,
  • Menyediakan fasilitas teleconference,
  • Menyelenggarakan pelatihan penyusunan proposal penelitian kompetitif,
  • Menyelenggarakan pelatihan pengelolaan dan penulisan jurnal ilmiah,
  • Menyelenggarakan pelatihan penulisan buku ajar,
  • Membentuk kelompok penelitian dosen pada puslit/kajian
  • Menyelenggarakan sistem penglolaan lembaga penelitian yang transparan melalui penyediaan informasi yang terbuka dan akuntabel,
  • Menyelenggarakan sistem penjaminan mutu penelitian,
  • Pengadaan web lembaga penelitian UNPATTI.

A. 3 Pola Kerjasama dengan Pihak Luar

Kerjasama UNPATTI dengan pihak luar di bidang penelitian dilakukan dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, industri, lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun lembaga-lembaga non departemen. Bentuk kerjasama tersebut dituangkan dalam MoU dan MoA dan selanjutnya diimplementasikan dalam kegiatan penelitian.

Pola kerjasama ini dilakukan untuk mendukung penelitian dosen khususnya penyediaan dana penelitian, memperkaya bahan ajar maupun membantu dosen dalam pengusulan kenaikan pangkat dan jabatan fungsional.

A. 4 Pendanaan

Pendanaan penelitian di UNPATTI bersumber dari Ditlitabmas dan Non-Ditlitabmas. Pendanaan yang bersumber dari Ditlitabmas Dirjen Dikti tersebut meliputi semua skema hibah penelitian yang bersifat desentralisasi, yaitu penelitian unggulan perguruan tinggi, tim pascasarjana, hibah bersaing, fundamental, disertasi doktor, PEKERTI, dosen pemula serta kompetitif nasional, yaitu penelitian unggulan strategis nasional RAPID, kerjasama luar negeri dan publikasi internasional, MP3EI, Hibah kompetisi. Dana penelitian UNPATTI yang bersumber dari non-Ditlitabmas meliputi dana internal perguruan tinggi (DIPA PNBP, termasuk penelitian mandiri dosen), pemerintah, swasta/industri, lembaga multilateral, lembaga nirlaba baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri atau sumber dana lain.

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, dana penelitian UNPATTI bersumber dari BOPTN yang diperuntukan bagi jenis penelitian unggulan strategis internal UNPATTI yang menghasilkan produk-produk unggulan daerah serta paten dan HAKI di UNPATTI. Sebagai contoh, produk olahan ikan tuna asap cair TUNACA dan produk-produk olahan hasil laut lainnya dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNPATTI dengan hak Paten TeHaPe dan pada Fakultas Pertanian serta Fakultas lainnya.

Informasi mengenai sumber pendanaan dapat dilihat dalam Instrumen 6, butir 6.1.6.

A.5 Sistem Kompetisi

Pengelolaan kegiatan penelitian di Lembaga Penelitian UNPATTI dibangun dalam Sistem Informasi yang di publikasikan melalui website LEMLIT dengan URL http://lemlit.unpatti.ac.id. Sistem informasi ini dimanfaatkan untuk mempublikasikan informasi penelitian baik yang dibiayai oleh internal UNPATTI maupun yang dibiayai oleh DP2M Dikti berserta dengan proses seleksi, proses monitoring dan pelaporan.

Kebijakan yang diterapkan oleh Lembaga Penelitian UNPATTI adalah mengikutsertakan dosen atau kelompok dosen pada masing-masing fakultas dalam kompetisi di tingkat universitas maupun nasional melalui skim-skim penelitian yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Selain itu, kompetisi juga dibuka untuk pembiayaan jurnal ilmiah melalui pengajuan proposal oleh masing-masing pengelola jurnal ilmiah yang ada pada fakultas. Dosen atau kelompok peneliti yang berhasil memperoleh hibah penelitian diberikan reward dalam bentuk dana-dana pembinaan baik pada tingkat fakultas maupun universitas.

B. Penanganan Plagiasi, Paten dan Hak Atas Kekayaan Intelektual

Penanganan plagiasi di UNPATTI dilakukan berdasarkan Peraturan Senat UNPATTI tentang Etika Kehidupan Kampus Universitas Pattimura dan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang prosedur mutu penanganan plagiasi dan hak kekayaan intelektual (UNPATTI-SOP-16.1/LEMLIT dan UNPATTI-SOP-16.2/LEMLIT). SOP ini dijadikan pedoman bagi setiap dosen dalam pelaksanaan kegiatan penelitian. Dalam SOP dijelaskan tentang mekanisme pembuatan proposal, penilaian oleh reviewer dan sanksi bagi dosen dan mahasiswa yang melakukan praktek plagiarisme.

Untuk Pengajuan Paten dan HaKI, UNPATTI telah memiliki mekanisme yang diatur dalam Pedoman Penelitian UNPATTI. Sejalan dengan hal tersebut, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dosen terkait mekanisme dan prosedur pengusulan hak paten dan HaKI, lembaga penelitian melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan melibatkan dosen dari semua fakultas dalam lingkup UNPATTI. Semua proposal yang diusulkan untuk dibiayai baik oleh DIPA UNPATTI maupun DP2M Dikti, diseleksi secara ketat dengan melibatkan reviewer internal maupun eksternal (reviewer Dikti) dan hasilnya diumumkan secara transparan. Secara keseluruhan, penanganan plagiasi, paten dan hak atas kekayaan intelektual di UNPATTI sudah berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan telah dimilikinya dokumen paten untuk 5 produk hasil penelitian dan 14 buku hasil karya dosen yang dipublikasikan (lihat Tabel pada point 7.1.4). Pengelolaannya dapat di akses melalui URL http://lemlit.unpatti.ac.id.

C. Rencana dan Pelaksanaan Penelitian yang Mencakup Agenda Tahunan

Lembaga Penelitian UNPATTI telah memiliki Rencana Induk Penelitian (RIP) periode 2011-2015. RIP Lembaga Penelitian Universitas Pattimura merupakan arahan kebijakan dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan penelitian selama lima tahun (2011-2015). Rencana Induk Penelitian (RIP) ini disusun sebagai acuan bagi pengelola Lembaga Penelitian Universitas Pattimura dalam melaksanakan program dan kegiatan. Sesuai dengan sifatnya, RIP ini akan dilaksanakan untuk mengantisipasi berbagai aspek, yang diharapkan dapat memfasilitasi pelaksanaan proses penelitian di Lembaga Penelitian Universitas Pattimura Ambon. RIP ini bersifat dinamis sehingga senantiasa dapat menjawab berbagai perkembangan dan dinamika pembangunan nasional. Secara spesifik bidang kajian riset unggulan terdapat dua bidang kajian riset unggulan yaitu: (a) Pengembangan Kelautan dan Kepulauan, dengan tema-tema meliputi Perikanan dan Ilmu Kelautan, Pertanian, MIPA, Teknik, Kedokteran dan Kesehatan, (b) Kajian Sosial Sebagai Faktor Determinan Pengembangan Kelautan dan Kepulauan dengan tema-tema Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Sosial dan Ilmu Politik.

Dalam perspektif pembangunan wilayah kepulauan yang kompleks dan rentan terhadap perubahan, maka Lembaga Penelitian Universitas Pattimura melaksanakan riset-riset unggulan yang sifatnya tidak hanya berupa penelitian murni (pure research), tetapi lebih penting lagi aplikasi hasil riset murni (applied research) yang dilanjutkan kepada riset terapan yang dikelola dalam riset multidisiplin (multidisciplinary research). Dalam implementasinya, Pusat-Pusat Penelitian dan Fakultas lebih fokus melaksanakan riset-riset unggulan yang sifatnya riset dasar sedangkan Lembaga Penelitian lebih fokus mengembangkan riset yang sifatnya multidisiplin.

Berdasarkan RIP Universitas Pattimura maka Lembaga Penelitian menyusun Road Map Riset Unggulan Kelautan dan Kepulauan. Tujuan jangka pendek adalah untuk mendapatkan tema dan topik riset selama 5 tahun (2011-2015) yang diawali dengan identifikasi kegiatan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) di tingkat Pascasarjana, Fakultas, Jurusan dan Program Studi. Input, proses dan output riset unggulan yang diperoleh dari Fakultas kemudian diintegrasikan menjadi Riset Unggulan Lembaga Penelitian Universitas Pattimura.

Keberlanjutan program kerja jangka panjang yang ditetapkan Lembaga Penelitian UNPATTI selama 5 tahun (2011-2015), adalah :

  • Research and Development (R&D) di tingkat fakultas yang melibatkan program studi dan jurusan. Outcome riset di tahun 2011 berupa base data sekaligus sebagai mapping isu bagi penetapan isu-isu yang dapat dijadikan judul-judul riset serta lokasi-lokasi riset tahun-tahun selanjutnya.
  • Riset tahun 2013-2014 menghasilkan riset dengan outcome berupa teknologi inovatif terapan.
  • Riset tahun 2015 menghasilkan riset dengan outcome produk, dan
  • Riset tahun 2016 akan menghasilkan riset dengan outcome aplikasi.

Sedangkan diseminasi hasil penelitian oleh Lembaga Penelitian UNPATTI dilaksanakan melalui kegiatan penunjang berupa seminar, workshop, bimbingan teknis, pelatihan dalam berbagai bidang.

Pembiayaan kegiatan penelitian bersumber dari DIPA UNPATTI tahun berjalan, DRPM Dikti, maupun melalui kerjasama lembaga dengan pemerintah daerah maupun swasta. Tema-tema penelitian didasarkan pada isu-isu strategis yang tertuang dalam RIP sebagai bidang kajian riset unggulan yaitu: (a) Pengembangan Kelautan dan Kepulauan, dengan tema-tema meliputi Perikanan dan Ilmu Kelautan, Pertanian, MIPA, Teknik, Kedokteran dan Kesehatan, (b) Kajian Sosial Sebagai Faktor Determinan Pengembangan Kelautan dan Kepulauan dengan tema-tema Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Sosial dan Ilmu Politik.

Lembaga Penelitian Universitas Pattimura melaksanakan riset-riset unggulan yang sifatnya riset terapan dan riset yang sifatnya multi disiplin terutama untuk jenis penelitian hibah bersaing, dan strategi nasional. Penelitian lain yang perlu dikembangkan adalah penelitian kerjasama dengan institusi di luar negeri dalam rangka mendukung pencitraan lembaga baik pada level nasional, regional maupun internasional.

Berikut ini, contoh nama dosen yang melakukan penelitian pada tahun 2013 s.d 2015 yang didanai oleh DIPA UNPATTI maupun Dikti.

TAHUNNO.NAMA DOSENJUDUL PENELITIANFAKULTAS
20131dr. Bertha J. Que, Sp.S., M.Kes dan
dr. Paringontan Y. Silalahi, Sp.S
Improve Clinik Skill Of Young Doctrs In Neorology Faculty of Medicine Pattimura UniversityKEDOKTERAN
20132dr. Johan B. Bension, MMEd dan dr. Theresia N. Seimahuira, MKMPencapaian Tingkat Kompetensi Dokter Muda Terhadap Sandar Kompetensi Dokter Indonesia Di RSUD Dr. M. HaulussyKEDOKTERAN
20133Ester Kembauw, S.P, M.SiStrategi Pemberdayaan Petani Guna Peningkatan Nilai Tukar Petani Menggunakan Dana Talangan di Kota Probolinggo, Provinsi Jawa TimurPERTANIAN
20134Ester Kembauw,
S.P, M.Si
Kearifan Lokal Petani Perempuan Menjaga Pangan di Pulau-Pulau Kecil (Studi Kasus Suku Meher di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya)PERTANIAN
20135Dr.Ir. J. Riri, M.POptimalisasi Pengembangan Pangan Bergizi dan Aman Berbasis Enbal Sebagai Alternatif Pangan Darurat (MP3EI tahun 2013-2015)PERTANIAN
20136Dr.Ir. S. Melatunan, M.Sc.The Effect Of Ocean Acedification And Elevated Temperature On Shell Plasticity And Its Energetic Basis In And IntertidelgastopodPERIKANAN
20137Prof.Dr.H.L. Soselissa, M.A.The Management Of Cassava Toxicity And Its Changing Sosioculturale Context In The Kay Island, Eastern IndonesiaFISIP
20138T.J. Kakesina, ST, MTModel Pengelolaan Abrasi Pesisisr Teluk Ambon, Secara Spasial Dengan Pendekatan Coustal Cell SedimentTEKNIK
2014
1Dr. Ir. Magdalena
Latuihamallo M.Sc
Strategi Pengembangan Produksi Abalon (Haliotis sp) Berbasis Sumberdaya Dalam Rangka Peningkatan Ekonomi Masyarakat di MalukuPIK
20142Juliana NatanPerikanan Kepiting Bakau Scylla serrata dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Kec. Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat. Potensi, Pemanfaatan, dan PengembanganPIK
20143Wardis GirsangModel Pengembangan Industri Pengolahan Pangan Berbasis Tepung Sagu di Provinsi MalukuPERTANIAN
20144Simon Hadi Teguh RaharjoKajian Keragaman Genetik Umbi-umbian di Seram Bagian Barat dan Pemanfaatannya dalam IndustriPERTANIAN
20145Dr. Pieter Kakisina, M.SiSafrol Minyak Kulit Lawang Sebagai Kandidat Antibiotik Penyakit Ice-Ice Pada Rumput Laut Eucheuma : Upaya Peningkatan Produksi Rumput Laut Eucheuma di MalukuMIPA
20146Dr. Yoisye Lopulalan,
S.Pi, M.Si
Model Reduktif Disparitas Pembangunan Perikanan Pada Koridor Ekonomi Papua-Kepulauan Maluku (Studi Kasus Di Provinsi Maluku)PIK
20147Dr. Ir. Roberth
Hutagalung, M.Si
Desain Peralatan dan Metode Kerja dengan Penerapan Pendekatan Ergonomi Meningkatkan Kinerja Pengolah Ikan Asar Tradisional Sebagai Produk Unggulan di AmbonMIPA
20148Dr. Debby Vemencia
Pattimahu, M.Si
Pengelolaan Ekosistem Mangrove Berkelanjutan dalam rangka Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Perairan Amahai Maluku TengahPIK
20149Dr. Johan RiryOptimalisasi Pengembangan Pangan Bergizi Dan Aman Berbasis Enbal Sebagai Alternatif Pangan DaruratPERTANIAN
201410Prof. Dr. Ir. Jacobus
Wilson Mosse, M.Si
Implementasi model manajemen perikanan berbasis ekosistem sebagai upaya peningkatan ekonomi nelayan di MalukuPIK
201411Dr. Marcus J. Pattinama, M.SiPengembangan Agribisnis Komoditas Kenari (Canarium amboinense HOCHR) dan Salak (Salaca zalacca var Amboinensis) Sebagai Upaya Memantapkan Posisi Tawar Ekonomi serta Memperkuat Ketahanan Pangan Bagi Masyarakat Wilayah Pegunungan di MalukuPIK
201412Debby A. J. SelannoPemberdayaan dan Penguatan Ekonomi Nelayan Teripang di Maluku Tengah dan Maluku Tenggara melalui Pendekatan sistem lingkungan dalam Pengelolaan sumberdaya teripang.PIK
201413Fredrik RieuwpassaStrategi Pengembangan Komoditas Hasil Laut Unggulan untuk Menunjang Ketahanan Pangan di Kabupaten Maluku TenggaraPIK
201414Aurelia TatipattaPengembangan Sistem Pertanian Organik Pada Jagung Unggul Lokal Yang Dikonservasi Ex-Situ Untuk Menunjang Kemandirian Pangan di MalukuPERTANIAN
201415Abraham S. KhouwModel Pengembangan Kapasitas Diri Angkatan Kerja (Studi Peningkatan Ekonomi Pelaku Usaha Perikanan di Provinsi Maluku)PIK
201416Venda Jolanda PicalOptimalisasi Pemanfaatan Makroalga Laut Tropis Dalam Rangka Pemberdayaan Dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Pulau-Pulau Kecil di Provinsi MalukuPIK
201417Dr. Gun MardiatmokoPenelitian Tindakan (Action Research) untuk Penyejahteraan Masyarakat Penghuni Areal Hutan
Lindung dan Pengembangan Lanjutannya Menuju Perdagangan Karbon (Carbon Trade)
PERTANIAN
201418Dr. Ir. Bethsy Jane
Pattiasina, M.Si
Teknik produksi kepiting bakauPIK
201419Aholiab WatlolyPemetaan Sosial Budaya dan Pengembangan Hubungan Harmoni antar Komunitas Adat yang Tersegregasi Pasca KonflikISIP
201420Dominggus MalleKajian Struktur Tiga Dimensi Enzim Pendegradasi Pati dari Bacillus megaterium HAT1 yang Bersifat Tahan PanasPERTANIAN
201420Dominggus MalleConstruction of the thermophilic cellulase and its applicationPERTANIAN
201421Dr. Elyazar Manuhua, M.SiTeknologi Tepat Guna Sarang Bambu Lebah Lokal Trigona sp untuk Peningkatan Produksi Propolis, Bee Bread dan Madu pada Pulau-Pulau Kecil di Provinsi Maluku
20151Johan RiryOptimalisasi Pengembangan Pangan Bergizi Dan Aman Berbasis Enbal Sebagai Alternatif Pangan DaruratPERTANIAN
20152Dr. Ir. Semuel Frederik
Tuhumury, M.Sc
Penguatan Ekonomi Masyarakat Pulau Saparua melalui Upaya Pengelolaan Siput Lola (Trochus niloticus) secara Terpadu dan BerkelanjutanPIK
20153Frederika S. PelloStrategi Model Prediksi Blooming
Fitoplankton Berbahaya terhadap
Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir di Maluku
PIK
20154Dr. Ir. Aphrodite M
Sahusilawane, MS
Kearifan Lokal Petani Perempuan
Menjaga Pangan di Pulau-Pulau Kecil (Studi Kasus Suku Meher di Pulau Kisar Kabupaten Maluku Barat Daya)
PERTANIAN
20155Dr. Ir. O.Tonny S.
Ongkers, MS
Potensi, Status dan Pengembangan Perikanan Udang
Karang Panulirus sp. di Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat:
Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sumberdaya
Perikanan dan Penguatan Ekonomi Nelayan
PIK
20156Dr. Maria Nindatu, M.KesPotensi Biji Lamun (Enhalus acaroides) Sebagai Sumber Makanan Kesehatan: Upaya Peningkatan Imunitas dan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Maluku.KEDOKTERAN
20157Dr. Natelda R. Timisela
S.P, M.P
Pengembangan Kinerja Wirausaha dan Diversifikasi
Produk Pangan Lokal Sagu dan Ubi Kayu untuk Peningkatan Daya Saing dan Keberlajutan Agroindustri Rumah Tangga Pangan di Propinsi Maluku
PERTANIAN
20158Dr. Erynola MoniharaponAplikasi Antibakterial Alami Bubuk Atung (Parinarium glaberrimum Hassk) Kemas Pada Tuna Loin Ekspor dalam Meningkatkan Pendapatan Nelayan Tuna MalukuPERTANIAN
20159Prof. Dr. Fransina
Wattimena, M.Si
Strategi Pemasaran Abalon Berbasis Ekonomi Dalam
Rangka Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Maluku
EKONOMI
201510Dr. Vita Lawalatta SP, M.SiKajian pemanfaatan buah lokal utama di Kabupaten Seram Bagian Barat dan Seram Bagian Timur untuk Pembuatan Fruit LeatherPERTANIAN
201511Simon TubalowonyPeningkatan Ekonomi Rumah Tangga Perikanan Demersal melalui Penerapan Teknologi Alternatif pada Gugus Pulau VII Provinsi MalukuPIK
201512Josefina TalahatuIsolasi dan Karakteristik Antioksidan pada Biji Gandaria (Bouea macrophyla)PERTANIAN
201513Ir. Johanna Taribuka, MPPengimbasan Ketahanan Pisang Terhadap Penyakit Layu Fusarium (Fusarium oxysporum f.sp. cubense) Menggunakan Trichoderma endofitikPERTANIAN
201514Syane PalijamaKarakteristik Fisiologi Pascapanen Pisang Tongkat Langit (Musa troglodytarum L.)PERTANIAN
201515Arman Anwar S.H., M.H.Prinsip Hukum Tanggung Gugat dalam Praktik Kedokteran TelemedicineHUKUM
201516Dr. Yusthinus Thobias
Malle, M.Si
Kajian Komputasi Hubungan Struktur dan Aktifitas Senyawa untuk Perancangan Kandidat Obat Baru Anti HIV (Human Immunodeficiency Virus)MIPA
201517Prof. Dr. Hanoch Julianus Sohilait, M.SiSintesis Analog Kurkumin Asimetris Baru dari Minyak Kulit LawangMIPA
201518Ir. Juliana Welmiena A. Tuahattu, M.SiKontribusi Jasa Ekosistem Lamun Pulau AmbonPIK
201519Dr. Jolanda Tomasouw, M.PdPengembangan Model Pembimbingan Tutor Sebaya
melalui Teknik Modifikasi Perilaku Kognitif dalam Meningkatkan Hasi Belajar Bahasa Jerman Siswa SMA Kotamadya Ambon
KIP
201520Dr. Mohammad A. Rahawarin, M.S.Pengembangan Model Pendampingan Program Penanggulangan Kemiskinan di Masyarakat Gugus Pulau Berbasis Modal SosialISIP
201521Dr. Navli Comilo Tiven, S.Pt, MPPenggunaan Aldehid Jeruk Purut Sebagai Protektor Asam Lemak Tidak Jenuh Untuk Meningkatkan Kualitas DagingPERTANIAN
201522Matheis F. J. D. Tanasale, S.Si, M.SiPembuatan Oligokitosan dari Depolimerisasi Kitosan dengan Hidrogen Peroksida sebagai AntibakteriMIPA
201523Elsa R. M. Toule SH, M.S.Pendekatan Integral dalam Penanggulangan Perdagangan Perempuan di MalukuHUKUM
201524Ir. Eliza R. de Fretes, M.T.Kajian Numerik Dan Eksperimen Terminal Apung Berbasis Kapal Katamaran Dan Monohull Untuk Daerah Kepulauan (studi kasus provinsi Maluku)TEKNIK
201525Ir. Joice Wenny
Loupatty, M.Si
Efek Pemberian Pakan Alami Berbeda Terhadap Laju Tingkat Kematangan Gonad Abalon (Haliotis sp) yang Dipelihara pada Wadah TerkontrolPIK
201526Dr. Deassy J. A. Hehanussa, S.H., M.Hum.Pendekatan Managemen Peradilan Dalam Penanganan
Tindak Pidana Korupsi di Wilayah Kepulauan
HUKUM
201527Henderina Lelloltery, S.Hut, M.P.Pengembangan Ekowista Berbasis Masyarakat di Hutan
Lindung Gunung Sirimau Kota Ambon
PERTANIAN
201528Yosiana A. Y. Wattimena, SH, LL.MRekonstruksi Kewenangan antara
Pemerintah dan Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Pulau-Pulau Terluar
HUKUM
201529I Wayan Sutapa S.Si, M.Sc.Modifikasi Limbah Cangkang Kerang Dan Tulang Ikan Tuna Sebagai Bahan Katalis Produksi Biodiesel Yang Low CostMIPA
201530Aryanto Boreel, S.Hut, M.SiMereduksi Dampak Perubahan Iklim Melalui Pendugaan Serapan Karbon Pada Tipe Penggunaan Lahan Dusung di Pulau Ambon Dalam Mendukung Keberlanjutan Eksosistem Pulau-pulau KecilPERTANIAN
201531Ir. Alfonsina M. Tapotubun, M.P.Kajian Aspek Mikrobiologis Ikan yang Diaplikasi Anggur Laut “Lat” (Caulerpa spp) Sebagai Edible Coating Selama PenyimpananPIK
201532Eirene Grace Fransina, S.Si, M.SiPemanfaatan Limbah Sisik Ikan Kakap Merah (Lutjanus argentimaculatus) untuk Mengatasi Limbah Cair Zat WarnaMIPA
201533Endang Jamal S.Pi, M.PPengembangan Teknologi “Green Water System” Berbasis Interaksi Mikroalga-Bakteri Untuk Meningkatkan Produksi LarvaPIK
201534Petrus Thomas BerhituAnalisis Kesesuaian Lahan Wilayah Pesisir Kota Ambon dengan Model Spasial Dinamik dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam Pengembangan sebagai Kota Pantai (Waterfront City)TEKNIK
201535Marleny Leasa S.Pd., M.Pd.Pengembangan Perangkat Pembelajaran Tematik Berbasis Cooperative Learning
dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Metakognitif, Hasil Belajar Kognitif, dan
Berpikir Kritis Siswa SD
KIP
2015
 
36Esther KembauwPeranan Sektor Unggulan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi MalukuPERTANIAN
201537Jan Willem Hatulesila, S.Hut. M.Si.Studi Pengukuran dan Penetapan Pool Karbon pada tegakan Agroforestri Sistem Dusung untuk Penanganan Perubahan Iklim di Pulau AmbonPERTANIAN
201538Evelyn Parera, S.Hut., M.Si.Model Pengelolaan Hasil Hutan Damar (Kopal) sebagai upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat secara Berkelanjutan di Daerah Pegunungan Kabupaten Seram
Bagian Barat
PERTANIAN
201539Leonora Saantje TamaelaPengembangan Bahan Ajar Bahasa Inggris yang Bersumber pada Kearifan Lokal untuk Sekolah Menengah Pertama di Kota AmbonKIP
201540Max Robinson Wenno, S.Pi, M.Si.Isolasi Peptida Inhibitor Angiotensin I Converting Enzyme (ACE) dari Hidrolisat Protein Telur Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) dan Pengujiannya sebagai AntihipertensiPIK
201541John Dirk PasalbessyReformulasi Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana Perikanan dalam Sistem Peradilan Pidana IndonesiaHUKUM
201542Dr. Theresia Lourens, M.Pd.Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Nilai-nilai KarakterKIP
201543Fanny M. Anakotta, SE, M.Si.Model Pembelajaran Akuntansi Berbasis Problem sebagai Strategi untuk Meningkatkan Softskills Mahasiswa Jurusan Akuntansi pada PTN dan PTS di Kota Ambon.EKONOMI
201544Dr. Tabita Naomi
Ralahallu, M.Si.
Pemanfaatan Limbah Tumbuh (Ampas Sagu) Jamur Pleurotus ostreatus sebagai Pakan terhadap Pertumbuhan dan Kadar Kolesterol Daging Ayam BroilerPERTANIAN
201545June Anethe Putinella, S.P., M.P.Formulasi Inokulan Azotobacter-Trichoderma Berbasis Kompos Ela Sagu Untuk Peningkatan Produksi Tanaman Sayuran Di Waiheru AmbonPERTANIAN
201546Dr. Gerrits M. Pentury, S.E., M.M.Pemberdayaan dan Pengembangan Ekonomi Berbasis Komunitas di Provinsi MalukuEKONOMI
201547Dr. Gun MardiatmokoPersamaan Allometrik Pala (Myristica fragrans Houtt) untuk Pendugaan Biomassa Atas Tanah pada Lahan Agroforestri Guna Mendukung Program REDD+ di MalukuPERTANIAN
201548Aholiab WatlolyPemetaan Sosial Budaya dan Pengembangan Hubungan Harmoni antar Komunitas Adat yang Tersegregasi Pasca
Konflik
ISIP
201549Dr. Dominggus Malle, M.Sc.Kajian Struktur Tiga Dimensi Enzim Pendegradasi Pati dari Bacillus megaterium HAT1 yang Bersifat Tahan PanasPERTANIAN
201550Dr. Ir. Elizabeth Kaya, M.P.Pengaruh Pupuk Organik Terhadap Sifat Kimia Dan Fisik Tanah, Serta Serapan P, Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L)Pada UltisolsPERTANIAN
201551Dr. Johannes Kabesa
Making, M.Pd.
Geospasial Daerah Rawan Longsor Lahan dalam Pengembangan Model Pendidikan Kebencanaan
di Wilayah Spesies Endemis Pulau Ambon
KIP
201552Ir. Thomas Melianus Silaya, M.P.Peranan Dusung sebagai Pola Agroforestri Tradisional dan Budaya Lokal dalam Mengatasi Masalah ketahanan dan Keamanan Pangan pada Pulau-Pulau Kecil.PERTANIAN
201553Dr. Cecilia Anna
Seumahu, S.Si., M.Si.
Penapisan Bakteri Penghasil Senyawa Antibiofilm dari Karang dan Sedimen Laut: Suatu Upaya Pencegahan Kerusakan GigiMIPA
201554Adriani BandjarStrategi Dan Aplikasi Adaptasi Perubahan Iklim Dan Pengurangan Risiko Bencana di Pulau Haruku Kabupaten Maluku TengahMIPA
201555Dr. Nikmans Hattu, S.Si, M.Si.Profil Histamin dalam Bahan Pangan Laut dan Produk
Olahannya
MIPA
201556Dr. Johanna Audrey
Leatemia, M.Sc., Ph.D.
Peningkatan Produktivitas Tanaman Pala (Myristica sp.) Di Kabupaten Maluku Tengah sebagai Komoditas Unggulan Daerah MalukuPERTANIAN
201557Agustinus JacobKaji Terap Teknologi Bioaktivator Dalam Pengomposan Limbah Ela Sagu

D. Peraturan Pengusulan Proposal Penelitian dan Pelaksanaannya yang Terdokumentasi dengan Baik serta Mudah Diakses oleh Semua Pihak

 Dalam penyusunan usulan dan pelaksanaan penelitian, para dosen dan atau peneliti di UNPATTI berpedoman pada Panduan Pelaksanaan Penelitian pada LEMLIT UNPATTI yang dikembangkan dari panduan Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DP2M), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) yang terdiri dari 12 skim penelitian yaitu: (1). Penelitian Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), (2). Penelitian Strategi Nasional, (3). Penelitian Unggulan Strategi Nasional, (4). Riset Andalan Perguruan Tinggi dan Industri, (5). Penelitian Kerjasama Luar Negeri dan Publikasi Internasional, (6). Penelitian Hibah Kompetensi, (7). Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi. (8). Penelitian Dosen Pemula, (9). Penelitian Tim Pascasarjana, (10). Penelitian Disertasi Doktor, (11). Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi, (12). Penelitian Hibah Bersaing. Prosedur pengusulan penelitian skim 1-7 mengacu pada prosedur seleksi proposal penelitian nomor UNPATTI-SOP-16.2/LEMLIT. Sedangkan untuk pengsusulan penelitian skim 8-12 mengacu pada prosedur seleksi proposal penelitian nomor UNPATTI-SOP-16.1/LEMLIT.

Keseluruhan Panduan Penelitian tersebut mengacu pada Panduan Penilaian Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi dari DITLITABMAS DIKTI tahun 2013 (Edisi IX). Panduan tersebut tersedia pada LEMLIT dan fakultas serta jurusan/program studi berupa hardcopy. Mayoritas dosen dan atau peneliti di UNPATTI dapat mengaksesnya dengan cepat melalui URL: www.dikti.go.id, atau simlitabmas.dikti.go.id dan http://lemlit.unpatti.ac.id. Semua skim penelitian yang dilaksanakan di UNPATTI (termasuk penelitian mandiri) mengikuti arahan dari dokumen tersebut. Sedangkan penelitian-penelitian yang didanai oleh pemerintah daerah (provinsi maupun kabupaten) disesuaikan dengan permintaan pemerintah daerah yang bersangkutan.

Lembaga Penelitian UNPATTI juga melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada pemetaan dan perluasan akses penelitian, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, dan penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik sebagaimana telah diuraikan pada angka 1.2. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan dalam jangka pendek (1 tahun); jangka menengah (2-3 tahun) dan jangka panjang (4-5 tahun) dan tertuang dalam Dokumen Rencana Induk Penelitian (RIP) UNPATTI.

Untuk kepentingan publikasi ilmiah, UNPATTI telah memiliki jurnal ilmiah dan dapat diakses melalui URL http://ejournal.unpatti.ac.id. Jurnal-jurnal tersebut, yaitu;

  1. Jurnal AGRILAN (Fakultas Pertanian)
  2. Jurnal AGRINIMAL (Fakultas Pertanian)
  3. Jurnal AGRITEKNO (Fakultas Pertanian)
  4. Jurnal AGROLOGIA (Fakultas Pertanian)
  5. Jurnal AMANISAL (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
  6. Jurnal ARIKA (Fakultas Teknik)
  7. Jurnal BAKTI (Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat)
  8. Jurnal BAREKENG (Fakultas MIPA)
  9. Jurnal BENCHMARK (Fakultas Ekonomi)
  10. Jurnal BIOPENDIX (Fakultas KIP)
  11. Jurnal BUDIDAYA PERTANIAN (Fakultas Pertanian)
  12. Jurnal CITA EKONOMIKA (Fakultas Ekonomi)
  13. Jurnal INFLASI (Fakultas Ekonomi)
  14. Jurnal Journal Indonesian Journal of Chemical Research (Fakultas MIPA)
  15. Jurnal JENDELA PENGETAHUAN (Fakultas KIP)
  16. Jurnal KONSTITUSI (Fakultas Hukum)
  17. Jurnal MOLUCCA MEDICA (Fakultas Kedokteran)
  18. Jurnal POPULIS (Fakultas ISIP)
  19. Jurnal SASI ( Fakultas Hukum)
  20. Junal SOSO-Q (Fakultas Ekonomi)
  21. Jurnal TAHURI (Fakultas KIP)
  22. Jurnal TANOAR (Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat)
  23. Jurnal TEKNOLOGI (Fakultas Teknik)
  24. Jurnal TRITON (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)

7.1.2. Tuliskan jumlah judul penelitian* yang dilakukan oleh dosen tetap selama tiga tahun terakhir dengan mengikuti format tabel berikut.

Tabel 7.1. Jumlah Judul Penelitian Selama 3 Tahun Terakhir

No.Sumber PembiayaanJumlah Judul Penelitian  Total
TS-2TS-1TS
(1)(2)(3)(4)(5)(6)
1Pembiayaan sendiri oleh peneliti386418532N1= 1336
2PT/Yayasan yang bersangkutan404579N2= 164
3Kemendiknas/Kementerian lain terkait6894150N3= 312
4Institusi dalam negeri di luar Kemendiknas/Kementerian lain terkait115N4= 7
5Institusi luar negeri271N5= 10
Total4975657671829

Catatan: * Sediakan data pendukung pada saat asesmen lapangan

7.1.3 Tuliskan judul artikel ilmiah/karya ilmiah/karya seni/buku yang dihasilkan selama tiga tahun terakhir oleh dosen tetap dengan mengikuti format tabel berikut.

Tabel. 7.2. Jumlah Judul Artikel, dan Buku Tingkat Nasional Selama 3 Tahun Terakhir

No.Jenis KaryaJumlah Judul  Total
TS-2TS-1TS
(1)(2)(3)(4)(5)(6)
1Jurnal ilmiah terakreditasi DIKTI136112127A1= 375
2Jurnal ilmiah internasional6393157A2= 313
3Buku tingkat nasional162224B1= 62
4Buku tingkat internasional2-B2= 2
5Karya seni tingkat nasionalC1=
6Karya seni tingkat internasionalC2=
7Karya sastra tingkat nasionalD1=
8Karya sastra tingkat internasionalD2=
T o t a l215229308752

Catatan: * Sediakan data pendukung pada saat asesmen lapangan

7.1.4 Jumlah artikel ilmiah di UNPATTI yang tercatat dalam indeks sitasi internasional selama 3 tahun terakhir sebanyak 313 artikel.  Catatan: Untuk institusi bidang seni atau sastra, tuliskan bentuk penghargaan yang setara dengan situasi.

Tabel. 7.2. Jumlah Judul Artikel, dan Buku Tingkat Nasional Selama 3 Tahun Terakhir

No.Nama KaryaBentuk Penghargaan*  
PatenHaKINasional/ Internasional
(1)(2)(3)(4)(5)
1Cap Gunung Jailolo : Merek Dagang Tepung Sagu (2012)…√
2TeHaPe : Merek Dagang Ikan Asap Cair (2013)…√
3Penggunaan Preparat Atung (Prenarium globerimum, HASSK) pada Pengawetan Ikan Segar (di proses 26 Juni 2013)…√
4Metode Barcoding Tempe teknik Automated Ribosomal Intergenic Sequence Analysis ARISA (di proses 29 Nov 2013)…√
5Sirup Rosella halbar
No. D002012019165
√…
6Sirup pala halbar
No. D002012019162
…√
7Maduhera No. D002012019163…√
8Air kelapa muda halbar No. D002012019163……√
9Rakit Untuk Budidaya Rumput Laut No. Permintaan Paten :S00201407213 (Tahun 2014)……√
10Statitistik Elementer……√
11Biologi Perikanan, Teknik, dan Manajemen……√
12Kewirausahan Agribisnis di PP Kecil……√
13Percepatan Pembangunan Ekonomi berbasis hasil kajian pertaniann dan perikanan di Maluku……√
14Perencanan Pembelajaran……√
15Statitistik Elementer……√
16Sosiologi Agama……√
17Rekonstruksi Kontrak Kerja Outsourcing di Perusahaan……√
18Dimensi Hukum Pengadaan Barang/Jasa……√
19Konstruksi Teori Hukum……√
20Diamond Certificate From Radio Society of Great Britain Islands On The Air, 50th Anniversary Marathon IOTA Activator (2015); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
21Europa Diplom Certificate From Deutscher Amateur-Radio Club (2016) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
22IOTA Contest Centenary Award 2013 From Radio Society of Great Britain 1913-2013); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
23Award Certificate (winning) 2015 World-Wide DX Contest SSB (Single Opertor-Low Power-40 Meters #5 Indonesia dan #7 Oceania From The Editors of The Radio Amateur Journal); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
24Certificated 2-way communication with radio amateurs in 59 countries From The Electronic QSL Card Centres (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
25Award two way contact with Amateur Radio Stations in each of the six recognized area of the world (WAC Digital 21 MHz) From The International Amateur Radio Union (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
26Award two way contact with Amateur Radio Stations in each of the six recognized area of the world (WAC Mixed 21 MHz) From The International Amateur Radio Union (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
27Award two way contact with Amateur Radio Stations in each of the six recognized area of the world (WAC Phone 21 MHz) From The International Amateur Radio Union (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
28European Prefixed Award (150 European Amateur Radio Stations With Different Prefixes) From Diplom-Interessen-Gruppe-Dig, EU-PX-A (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
29European Prefixed Award (182 European Amateur Radio Stations With Different Prefixes) From Diplom-Interessen-Gruppe-Dig, EU-PX-A (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
30ePFX300 Award 2-way communication with radio amateurs in 305 prefixes From ePFX300, eQSL-cc (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
31Award Der Ortsverband des DARC S54-Chemnitz From KIDS DIPLOM, SOS-KINDERDORF IN SACHSEN (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
32Sertificate SSTV Transmission on the occasion of the 80th anniversary of the birth of J.A. Gagarin From RS0ISS (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
33Award two way contact with Amateur Radio Stations in each of the six recognized area of the world (WAC Phone 14 MHz) From The International Amateur Radio Union (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
34Award 2-way communication with radio amateur in 10 call area From eJapan (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
35Participation Certificate OCEAN DX Contest 2014 for the Single Operator Low Power Single Band 15M-Phone Category From The Wireless Institute of Australia in conjunction with The NZ Association of Radio Transmitters); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
36Membership Certificate of Digital Modes Club (DMC#07903) (2015); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
37DXCC Hunters Award From Digital Model Club (25 contacts with different DXCC on Digital Modes) (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
38Award Certificate W-DMC-M 25 members from Digital Modes Club (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
39WAC Award Communications with Radio Amateur in each of the six continental regions of the world From Digital Modes Club (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
40Worked Europa Award Class 3-Special Modes (Europa-05-Award) Digital Mode Communications with European Countries From Digital Modes Club (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
41ITU Zones Award (ITU-05-Award) Digital Mode Communications with five ITU Zones-Digital Modes Club (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
42ITU Zones Award (ITU-10-Award) Digital Mode Communications with ten ITU Zones-Digital Modes Club (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
43ITU Zones Award (ITU-20-Award) Digital Mode Communications with twenty ITU Zones-Digital Modes Club (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
44Warked All Zone Award (WAZ10) Digital Mode Communications with Radio Amateurs in Ten of The Forty CQ Zones of The Amateur Radio World-Digital Modes Club (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
45Warked All Zone Award (WAZ20) Digital Mode Communications with Radio Amateurs in Twenty of The Forty CQ Zones of The Amateur Radio World-Digital Modes Club (2015) ); YB8XM-Jacob D.C.SihasaleInternasional
46Penghargaan Sosialisasi Pembentukan Perwakilan Lembaga Sensor Film di Ibu Kota Provinsi Papapu dari Lembaga Sensor Film Nasional (2016) Heppy Leunard LelaparyNasional
47Pemenang Karya Tulis Paling Inspiratif pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional (2014)Nasional
48Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional dari Fakultas Pertanian di Universitas Diponegoro (2014)Nasional
49Juara I Lomba Debat Bahasa Inggris Wilayah XII (2014)Nasional
50Peringkat 18 Kelas Utama National University Debating Championship (NUDC) (2014)Nasional
51Juara II Lomba Penulisan Artikel dari Kementerian Pertahanan (2015)Nasional
52Juara I Ling Art Essay Competition (LAEC) (2015)Nasional
53Medali Emas Cabang Karate POMNAS di Yogyakarta (2013)Nasional
54Medali Perak Cabang Karate POMNAS di Yogyakarta (2013)Nasional
55Medali Perunggu Cabang Karate Beregu POMNAS di Yogyakarta (2013)Nasional
56Medali Perunggu Cabang Karate Perorangan POMNAS di Yogyakarta (2013)Nasional
57Medali Perunggu Cabang Atletik Lari Putri POMNAS di Yogyakarta (2013)Nasional
58Medali Perunggu Atletik Beregu Putri POMNAS di Yogyakarta (2013)Nasional
59Juara III Kejurnas PPLM Atletik Surabaya (2013)Nasional
60Juara III BAPOMI di Yogyakarta (2013)Nasional
61Juara III Kejuaran Tenis Lapangan (2013)Nasional
62Juara II Kejurnas Karate (2013)Nasional
63Juara III Kejuaran Kempo Antar Doyo se Indonesia Timur di Makassar (2014)Nasional
64Juara III Kejuaran Karate Tingkat Nasional di Solo Jawa Tengah (2014)Nasional
65Finalis Kejurnas PPLM Atletik di Jakarta (2014)Nasional
66Juara II dan III Kejurnas Taekwondo di JakartaNasional
67Urutan IV Atletik Lari 100 meter Arafura Games di Malaysia (2014)Internasional
68Juara I Lomba Cipta Puisi di Jakarta (2013)Nasional
69Juara III Lomba Musikali Puisi di Jakarta (2013)Nasional
70Juara I Cabang Hifdzil QurÕan I Jus MTG Mahasiswa Tingkat Nasional XIII di Padang Sumatera BaratNasional
71Peringkat IX dari 129 PT Peserta pada Lomba Nyanyi POP Putra PEKSIMINAS XII (2014)Nasional
72Juara Harapan II pada Lomba Vocal Grup PEKSIMINAS XII (2014)Nasional
73Juara I Lomba Bintang Radio Tingkat Nasional (2014)Nasional
74Medali Emas Kategori Sacra Pesparawi Mahasiswa Tingkat Nasional XIII di UKI Jakarta (2014)Nasional
75Medali Emas Kategori Gospel Pesparawi Mahasiswa Tingkat Nasional XIII di UKI Jakarta (2014)Nasional
76Medali Emas Kategori Etnik Pesparawi Mahasiswa Tingkat Nasional XIII di UKI Jakarta (2014)Nasional
77Juara III Putri Duta GenRe Tingkat Nasional Program BKKBN (2014)Nasional
78Juara I Putra Duta GenRe Tingkat Nasional Program BKKBNNasional
79Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2013)Nasional
80Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
81Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
82Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
83Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
84Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
85Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
86Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
87Dosen FKIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
88Dosen FISIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
89Dosen FISIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
90Dosen FISIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
91Dosen FISIP Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
92Dosen Fakultas HUKUM Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
93Dosen Fakultas HUKUM Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
94Dosen Fakultas HUKUM Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
95Dosen Fakultas HUKUM Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
96Dosen Fakultas HUKUM Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
97Dosen Fakultas HUKUM Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 30 Tahun (2014)Nasional
98Dosen Fakultas HUKUM Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 30 Tahun (2014)Nasional
99Dosen Fakultas HUKUM Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
100Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2013)Nasional
101Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2013)Nasional
102Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2013)Nasional
103Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2013)Nasional
104Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2013)Nasional
105Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
106Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
107Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
108Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
109Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
110Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
111Dosen Fakultas EKONOMI Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
112Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
113Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
114Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
115Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
116Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
117Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
118Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
119Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
120Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
121Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
122Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
123Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
124Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
125Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
126Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
127Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
128Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
129Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
130Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
131Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
132Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
133Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
134Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
135Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
136Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
137Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
138Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
139Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
140Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
141Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
142Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
143Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
144Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
145Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
146Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
147Dosen Fakultas PERTANIAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
148Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2013)Nasional
149Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
150Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
151Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
152Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
153Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
154Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
155Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
156Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
157Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
158Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
159Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2015)Nasional
160Dosen Fakultas PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 30 Tahun (2015)Nasional
161Dosen Fakultas TEKNIK Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
162Dosen Fakultas TEKNIK Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 20 Tahun (2014)Nasional
163Dosen Fakultas TEKNIK Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 30 Tahun (2014)Nasional
164Dosen Fakultas MIPA Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2013)Nasional
165Dosen Fakultas MIPA Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2013)Nasional
166Dosen Fakultas MIPA Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
167Dosen Fakultas MIPA Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
168Dosen Fakultas MIPA Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
169Dosen Fakultas MIPA Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2014)Nasional
170Dosen Fakultas MIPA Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 30 Tahun (2014)Nasional
171Dosen Fakultas MIPA Menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya 10 Tahun (2015)Nasional
Total514152

Beri tanda √ pada kolom yang sesuai. Lampirkan surat Paten/HaKI atau keterangan sejenis. Hibah penelitian atau hibah kompetensi tidak termasuk bentuk penghargaan.

7.1.5 Sebutkan karya dosen dan atau mahasiswa Institusi perguruan tinggi yang telah memperoleh Paten/Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI)/Karya yang mendapatkan penghargaan tingkat nasional/internasional selama tiga tahun terakhir.

Jumlah karya dosen UNPATTI yang telah mengikuti proses pendaftaran dan usulan Paten sebanyak 3 judul sedangkan HaKI sebanyak 14 judul dan sampai saat ini sementara menunggu Sertifikat Paten/HaKI tersebut. Pada bagian lain, karya dosen yang berupa penulisan buku telah diterbitkan. Adapun jumlah buku yang telah diterbitkan tahun 2012 sebanyak 13, tahun 2013 sebanyak 18, tahun 2014 sebanyak 24 serta sejumlah lainnya sedang dalam proses.

7.1.6 Jelaskan kebijakan dan upaya yang dilakukan oleh institusi dalam menjamin keberlanjutan penelitian, yang mencakup informasi tentang agenda penelitian, dukungan SDM, prasarana dan sarana, jejaring penelitian, dan pencarian berbagai sumber dana penelitian.

Kebijakan dan upaya UNPATTI dalam menjamin keberlanjutan penelitian di dapat dijelaskan seperti berikut ini :

Agenda Penelitian
Berbagai dokumen organisasi dan kelembagaan UNPATTI telah ditetapkan oleh Senat Universitas, sehingga Universitas bersama LEMLIT dengan Visi dan Misinya telah menetapkan Kebijakan, arah dan prioritas penelitian UNPATTI. Hal ini telah terwujud dengan keluarnya dokumen RIP dan Payung Penelitian UNPATTI, termasuk Prioritas Penelitian tahun 2011-2015 (dapat diakses pada http://lemlit.unpatti.ac.id). Prioritas penelitian tersebut menjadi bagian dari kebijakan penelitian UNPATTI yang ditujukan untuk memberi informasi tentang arah dan agenda penelitian bagi Civitas Akademika UNPATTI yang akan dapat berkontribusi pada perubahan, pembentukan, dan pembangunan di masa depan, hal ini juga sekaligus menjadi acuan dalam perencanaan, pengembangan, pelaksanaan dan evaluasi implementasi, serta keberlanjutan penelitian di UNPATTI.

Keberlanjutan program kerja jangka panjang yang ditetapkan Lemlit UNPATTI selama 5 tahun (2011-2015), adalah :

  • Research and Development (R&D) di tingkat Fakultas yang melibatkan Program Studi dan Jurusan. Outcome Riset di tahun 2012 berupa Base Data sekaligus sebagai Mapping Isu bagi penetapan isu-isu yang dapat dijadikan judul-judul riset serta lokasi-lokasi riset tahun-tahun selanjutnya.
  • Riset tahun 2013-2014 menghasilkan riset dengan outcome berupa teknologi inovatif terapan.
  • Riset tahun 2015 menghasilkan riset dengan outcome produk, dan
  • Riset tahun 2016 akan menghasilkan riset dengan outcome.

Selain kebijakan yang disebutkan di atas, beberapa yang lain merupakan kebijakan dari Pimpinan Universitas, di antaranya:

  1. Pelaksanaan secara utuh tentang lingkup Kebijakan Penelitian UNPATTI terutama pada pembentukan tata pamong dan organisasi penelitian, sumber daya manusia, layanan dan fasilitas pendukung penelitian, sistem penjaminan mutu penelitian, etika dalam penelitian, dan ethical clearance (pemeriksaan etika) oleh Tim Etika Kehidupan Kampus
  2. Pelaksanaan Penjaminan Mutu Penelitian bagi semua unit pelaksana, terutama melaksanakan persyaratan minimal Penjaminan Mutu Penelitian untuk semua unit penyelenggara penelitian (semua unit kerja dosen/peneliti berkarya), seperti Fakultas, Jurusan, Bagian, Pusat Studi, dan Laboratorium.

Agar prioritas penelitian UNPATTI terimplementasi efektif dan berkelanjutan, diperlukan strategi pendukung, yaitu menghargai dan mendukung keahlian/kompetensi dalam berbagai bidang dan bentuk penelitian, mendorong dan mendukung pengembangan inisiatif, ide dan bidang penelitian baru, serta mengembangkan hubungan interdisiplin internal maupun eksternal sehingga UNPATTI menjadi tempat yang kondusif bagi para peneliti dengan dukungan sumber daya yang memadai.

Tiga bidang yang mendapatkan perhatian dan menjadi fokus penelitian dari sebagian besar peneliti UNPATTI adalah Kelautan-Kepulauan, Sosial-Budaya dan Life Sciences. Pengembangan orientasi penelitian dalam bidang Kelautan-Kepulauan dan sosial budaya didukung oleh kenyataan bahwa banyak keunggulan lokal yang menarik untuk dijadikan sumber permasalahan penelitian. Banyak tersedia laboratorium alam yang beraneka ragam, dimulai dari puncak gunung Binaya, pulau-pulau kecil dan sangat kecil hingga dasar laut Banda, Laut Seram dan Laut Arafura yang memiliki kekhasan masing-masing. Keanekaragaman kawasan ini menghasilkan berbagai kearifan lokal dari masyarakat untuk menyikapi dan memanfaatkan kekayaan lokal dari lingkungan yang setiap hari menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Berdasarkan hasil pemetaan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti UNPATTI, terdapat 1335 judul dari 1473 total judul penelitian (90,7%) yang berbasis laboratorium alam.

Topik penelitian yang sesuai dengan prioritas penelitian UNPATTI terutama yang berada dalam lingkup Kelautan-Kepulauan telah terpetakan dalam RIP dan dijabarkan pada Payung Penelitian UNPATTI. Keanekaragaman hayati di Maluku juga telah banyak menginspirasi para peneliti UNPATTI untuk melakukan kajian ilmiah, dan hasil penelitian dapat diterapkan pada daerah lain yang memiliki kemiripan kondisi alam sehingga mampu memberi solusi terhadap permasalahan di daerah lain. Kajian yang berkaitan dengan life sciences didukung oleh karakteristik wilayah Kelautan-Kepulauan, keberagaman kearifan lokal masyarakat Maluku yang menempati Provinsi seribu pulau. Isu-Isu strategis dan topik penelitian life sciences yang tertuang dalam Payung Penelitian adalah sesuai dengan prioritas penelitian UNPATTI yang berada dalam lingkup penanganan masyarakat miskin dan rentan, penyelamatan lingkungan yang terdegradasi, penguatan dan pendayagunaan budaya dan lembaga lokal dalam pengelolaan lingkungan pesisir, laut dan pulau-pulau kecil. Berbasis pada ruang lingkup penelitian Kelautan-Kepulauan dan Life Sciences, kedua fokus penelitian itu didukung oleh bidang ilmu yang dikembangkan di UNPATTI, baik kelompok ilmu eksakta maupun ilmu sosial. Melalui uraian di atas, maka orientasi penelitian yang dikembangkan di UNPATTI mengarah pada penelitian yang berkaitan dengan masalah Kelautan-Kepulauan, Sosial-Budaya dan Life Sciences termasuk memitigasi bencana dan pemberdayaan masyarakat.

E. Dukungan Sumber Daya Manusia

UNPATTI memiliki sumberdaya tergolong memadai untuk ikut serta mencapai target kinerja dari UNPATTI di bidang penelitian dan bidang akademik. Pada tahun 2015, dari total 1064 dosen UNPATTI, dosen bergelar Guru Besar berjumlah 43, bergelar Doktor berjumlah 246, dan dosen yang bergelar magister (S2) sebanyak 744 dan yang masih bergelar sarjana(S1) sebanyak 74 orang. Sesuai kapasitas akademik berbasis dosen bergelar doktor tersebut, maka dana desentralisasi dari Kemendiknas dirancang untuk pelaksanaan penelitian di UNPATTI dengan memakai dua indikator keberhasilan, yaitu jumlah dosen berkualifikasi doktor dan jumlah publikasi yang dihasilkan dalam jurnal-jurnal internasional maupun jurnal-jurnal terakreditasi nasional dalam berbagai bidang ilmu yang semakin meningkat.

F. Prasarana dan Sarana Penelitian

Pada dasarnya keberlanjutan penelitian juga sangat ditentukan oleh ketersediaan prasarana dan sarana penelitian. Berkaitan dengan hal tersebut, maka agenda, program dan kegiatan penelitian di UNPATTI ditunjang oleh prasarana dan sarana penelitian yang tersedia, yaitu laboratorium kategori standar pada setiap Fakultas yang perlu ditingkatkan kapasitas dan kualitasnya serta fasilitas lapangan (Stasiun Lapangan Laut di Negeri Hila, Hutan Pendidikan di Hunitetu-Pulau Seram, Kebun Percontohan di Piru Pulau Seram, Unit Perkandangan di Kampus Poka, serta fasilitas lapangan lainnya). Sarana dan prasarana penelitian yang dimiliki UNPATTI dapat dimanfaatkan oleh dosen maupun mahasiswa dari dalam dan luar Universitas.

G. Pengembangan dan Pembinaan Jejaring Penelitian

Dalam menjamin keberlangsungan penelitian, maka UNPATTI mengembangkan jejaring penelitian dengan berbagai universitas di dalam dan luar negeri, kementerian terkait, pemerintah daerah dan perusahaan. Kebijakan dan upaya ini menjadi sangat penting mengingat di era globalisasi, termasuk globalisasi penelitian. Kenyataannya, pengembangan jejaring penelitian tersebut dilakukan oleh UNPATTI sebagai institusi, unit-unit (Fakultas) dan perorangan atau kelompok dosen bidang ilmu sesuai kompetensi dan disiplin bidang ilmu yang dibutuhkan oleh institusi terkait. Umumnya pemerintah kabupaten/kota di Maluku menjalin kerjasama dalam berbagai penelitian dan survei, seperti Data dan Informasi Perikanan dan Kelautan, Tata Ruang Kabupaten (Kabupaten Maluku Tenggara), Penyusunan Dokumen Perencanaan Wilayah Pesisir (BAPPEDA Provinsi Maluku), Kajian Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut di Provinsi Maluku (BAPPEDA Provinsi Maluku) dan lainnya dipercayakan kepada dosen UNPATTI untuk dikerjakan.

Kebijakan pembinaan untuk menjamin keberlanjutan penelitian dilakukan oleh UNPATTI melalui Lembaga Penelitian dengan merumuskan Rencana Induk Penelitian (RIP) sebagai panduan arah pembinaan dan pengembangan penelitian di UNPATTI. Kebijakan pembinaan ini dilakukan dalam bentuk;

H. Pemetaan dan Perluasan Akses Penelitian, yaitu

  1. Peningkatan dan perluasan informasi penelitian,
  2. Pengadaan panduan penelitian sesuai skim,
  3. Pelatihan penyusunan proposal penelitian sesuai kualifikasi yang diinginkan sumber penelitian,
  4. Pengadaan dan peningkatan fasilitas IT di lingkup Lembaga Penelitian,
  5. Pengadaan dan peningkatan anggaran penelitian secara proporsional sesuai bidang riset unggulan lemlit, pusat studi/kajian maupun fakultas,
  6. Peningkatan kerjasama Lembaga Penelitian UNPATTI dengan instansi terkait di dalam dan luar negeri.

I. Peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing, yaitu:

  1. Pengadaan penelitian sesuai bidang riset unggulan lembaga penelitian, pusat studi/kajian maupun fakultas,
  2. Pengadaan penelitian skripsi dan thesis berorientasi RIP UNPATTI (yang berbasis pada PIP UNPATTI),
  3. Pengadaan penelitian skripsi berbasis bidang ilmu atau program studi,
  4. Pengadaan kebijakan pengelolaan penelitian fakultas dari dana PNBP,
  5. Peningkatan sarana prasarana laboratorium penunjang di fakultas-fakultas dalam jumlah maupun spesifikasinya,
  6. Peningkatan fasilitas kantor, ruangan seminar, ruangan diskusi, ruangan pertemuan/rapat, ruangan pimpinan, ruangan pelaksana di Lembaga penelitian,
  7. Infentarisasi jumlah dosen muda sesuai spesifikasinya per fakultas,
  8. Pengadaan pelatihan pembuatan proposal penelitian sesuai panduan penelitian yang sifatnya kompetitif.

J. Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas dan Pencitraan Publik, yaitu

  1. Penyusunan dokumen rencana induk penelitian,
  2. Pengadaan dan peningkatan link kerjasama (lokal, nasional dan internasional),
  3. Peningkatan dana penelitian dari APBN,
  4. Peningkatan dana penguatan kelembagaan bersumber dari PNBP,
  5. Pengadaan kebijakan senat universitas tentang tupoksi pusat studi/kajian yang ditindaklajuti dengan surat keputusan rektor) dalam rangka peningkatan kinerja pusat penelitain/kajian,
  6. Pengadaan kebijakan senat universitas tentang kerjasama satu pintu pada tingkat universitas,
  7. Pengembangan penelitian perguruan tinggi sesuai renstra,
  8. Peningkatan jumlah penelitian yang berorientasi pada output dan outcome yang terukur,
  9. Mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan sinergi kerja sama (pemerintah pusat, pemda, industri, kalangan swasta dan masyarakat),
  10. Pengadaan regulasi berdasarkan jenjang fungsional (kaitan output dan outcome penelitian per tahun)
  11. Pengadaan dana tambahan universitas sebagai support bagi pengembangan penelitian
  12. Pembentukan kelompok peneliti pada tingkat pusat studi/kajian
  13. Pelaporan berkala (per semester) dari pusat penelitian ke lembaga penelitian,
  14. Pengadaan kebijakan senat universitas tentang management fee sebesar 8%
  15. Penyusunan Dokumen Panduan Pengelolaan Penelitian Bidang Riset Unggulan Universitas Pattimura
  16. Peningkatan mutu penelitian secara terus-menerus dan berkelanjutan,
  17. Menyediakan fasilitas wireless network connection di lingkungan lembaga penelitian,
  18. Menyediakan Fasilitas teleconference,
  19. Menyelenggarakan pelatihan penyusunan proposal penelitian kompetitif,
  20. Menyelenggarakan pelatihan pengelolaan dan penulisan jurnal ilmiah,
  21. Menyelenggarakan pelatihan penulisan buku ajar,
  22. Membentuk kelompok penelitian dosen pada puslit/kajian
  23. Menyelenggarakan sistem penglolaan lembaga penelitian yang transparan melalui penyediaan informasi yang terbuka dan akuntabel,
  24. Menyelenggarakan sistem penjaminan mutu penelitian,
  25. Pengadaan web lembaga penelitian UNPATTI.

K. Pencarian Berbagai Sumber Dana Penelitian
Pembiayaan penelitian sebagai upaya menjaga dan menjamin keberlanjutan penelitian di UNPATTI  diperoleh dari berbagai pihak, antara lain:

  1. Universitas dengan LEMLIT sebagai pengelola dana penelitian, digunakan untuk membina peneliti muda agar siap bersaing dalam memperoleh dana-dana hibah kompetisi, dan menyediakan dana pengelolaan yang menjamin mutu dari penelitian yang dilakukan.
  2. Fakultas, yang menggunakan dana operasional pengelolaan penelitian yang dilakukan oleh kelompok peneliti di lingkup kerjanya.
  3. DITLITABMAS DIKTI, sebagai penyedia dana penelitian yang diserahkan pengelolaannya kepada Universitas sebagai dana desentralisasi dan dana penelitian kompettitif nasional di Universitas.
  4. Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), yang alokasi dananya menjamin keberlanjutan penelitian unggulan atau prioritas UNPATTI yang dapat menghasilkan produk-produk intelektual maupun pengembangan usaha dan industri.
  5. Mitra penyedia dana penelitian, yang dapat berasal dari lembaga litbang (pemerintah daerah), institusi-institusi yang memerlukan jasa kajian maupun rencana pengembangannya dan dinas terkait.