Standard 6.3

6.3 Sistem Informasi

6.3.1 Jelaskan sistem informasi dan fasilitas yang digunakan oleh perguruan tinggi untuk kegiatan pembelajaran (hardware, software, e-learning, e-library).

Dalam menjalankan kegiatan pembelajaran, Universitas Pattimura (UNPATTI) ditunjang oleh Local Area Network (LAN) dan Web Area Network (WAN) berbasis fiber optic untuk menghubungkan gedung-gedung di lingkungan kampus. Penggunaan LAN fiber optic ini memberikan kemampuan transfer data di dalam LAN kampus sebesar 1 Gbps. LAN kampus ini digunakan untuk mendistribusikan koneksivitas Internet untuk kebutuhan akses Internet oleh sivitas akademika.

UNPATTI memiliki prasarana data center yang dilengkapi dengan 18 unit Hewlett-Packard (HP)rack-mounted server ukuran 2U yang menggunakan prosesor Intel Xeon® quad core dengan 16 GB RAM pada tiap unit server. Data center juga memiliki dedicated storage server dengan kapasitas penyimpanan on-line sebesar 4 Terra Byte (4TB). Data center ini didukung oleh instalasi emergency power supply unit untuk penyediaan tenaga listrik jika terjadi pemadaman aliran listrik PLN. Untuk keperluan ini data center didukung oleh 2 unit genset dengan kapasitas masing-masing sebesar 100 kW dan 2 x 10 kW UPS unit. Data center berfungsi sebagai pusat kendali jaringan lokal (intranet) dan juga koneksi dan distribusi koneksi internet serta sebagai pusat manajemen dan penyimpanan data.

UNPATTI memiliki koneksi Internet melalui kerjasama dengan PT Telkom. Sejak tahun 2015 kapasitas bandwith Internet sebesar 250 Mbps melalui layanan IP Transit PT Telkom Tbk. Untuk kegiatan pembelajaran UNPATTI memiliki laboratorium komputer utama yang berada di gedung UPT Komputer. Laboratorium komputer juga dimiliki oleh beberapa fakultas, seperti Fakultas MIPA, Ekonomi, dan Fakultas Teknik.

UNPATTI memiliki fasilitas perangkat lunak untuk kegiatan e-learning yang dapat di akses melalui web. Terdapat 2 server untuk akses e-learning yang bersifat akses terbuka di URL http://elearning.unpatti.ac.id dan yang bersifat tertutup (penggunaan internal) dan yang bersifat terbuka di http://kuliah.unpatti.ac.id

Untuk akses e-library. Perpustakaan UNPATTI menyediakan akses OPAC (Online Public Access Catalogue) di http://opac.unpatti.ac.id yang juga dapat di akses melalui web perpustakaan UNPATTI di URL http://lib.unpatti.ac.id

Selain itu terdapat juga akses langganan e-book yang dimiliki oleh Fakultas Kedokteran yang berisi pustaka buku-buku kedokteran yang di akses melalui http://ebook.unpatti.ac.id dan dari http://lib.myilibrary.com. Akses e-book hanya dapat dilakukan dari dalam jaringan (LAN) dan Internet di kampus, karena menggunakan sistim otentikasi pengguna UNPATTI berdasarkan informasi alamat Internet Protocol (IP) milik UNPATTI di rentang IP 103.56.70.0/24. UNPATTI juga memiliki fasilitas akses Jurnal yang diterbitkan di lingkungan universitas berbentuk repositori paper yang menyediakan fasilitas untuk mempublikasikan paper-paper akademik yang diterbitkan di lingkungan UNPATTI. Repositori Paper UNPATTI dapat di akses oleh publik melalui alamat website http://ejournal.unpatti.ac.id

Jumlah komputer yang terhubung ke Internet sebanyak 549 unit pada saat laporan ini dibuat. Jumlah unit ini termasuk unit perangkat computer desktop maupun laptop. Jumlah ini diambil berdasarkan data ARP dan registrasi MAC ADDRESS perangkat yang berada pada daftar ARP router Mikrotik pada LAN Universitas Pattimura. Software (Operating System / Sistim Operasi) yang digunakan pada umumnya adalah Windows® yang merupakan Operating System bawaan saat komputer desktop/laptop diadakan/dibeli.

6.3.2 Jelaskan sistem informasi dan fasilitas yang digunakan oleh perguruan tinggi untuk kegiatan administrasi (akademik. keuangan. dan personil) serta aksesibilitasnya.

UNPATTI memiliki pengelolaan administrasi akademik berbasis web yang dapat diakses melalui URL http://sismik.unpatti.ac.id sistem ini telah dikembangkan dan digunakan untuk mengatur proses–proses akademik secara on-line dan terpusat. Selain itu terdapat juga akses direktori mahasiswa yang menampung informasi biodata setiap mahasiswa dengan daftar nilai masing-masing mahasiswa yang dapat di akses oleh mahasiswa melalui http://paparisa.unpatti.ac.id/mhs. Untuk melihat nilai, mahasiswa harus login menggunakan password yang telah ditentukan. Sistim informasi untuk personil telah dikembangkan. Salah satunya adalah dengan mengembangkan basis data dosen dan pegawai. Prototipe basis data dosen telah on-line dan dapat diakses melalui URL http://paparisa.unpatti.ac.id/dsn. Untuk aplikasi sistem informasi manajemen keuangan internal UNPATTI mulai dilaksanakan penggunaanya sejak tahun 2015.

Kecepatan akses data keseluruhan di lingkungan Unversitas Pattimura untuk koneksi Internet dapat dihitung dari total bandwidth dibagi dengan jumlah komputer / perangkat mobile (hp) yang terhubung rata-rata per hari kedalam jaringan Universitas. Total bandwith Internet yang tersedia di Universitas Pattimura adalah sebesar 250 Mbps dengan jumlah perangkat terkoneksi rata-rata per hari adalah sebanyak 400 perangkat (laptop/mobilephone/tablet) yang memerlukan koneksi Internet. Jumlah ini jika ditambah dengan perangkat yang terhubung melalui jaringan kabel LAN sebanyak 549 unit, maka jumlah total per hari perangkat yang membutuhkan koneksi Internet adalah sekitar 900-1000 perangkat. Dengan informasi jumlah perangkat terkoneksi per hari ini, dan dan kapasitas bandwidth koneksi Internet UNPATTI sebesar 250 Mbps, maka diperoleh kecepatan akses data rata-rata pada jaringan Internet UNPATTI adalah: 250Mbps/1000  = 0.250 Mbps = 250 Kbps (tercepat), dan 250 Mbps/2000 = 0.125 Mbps = 125 Kbps (worst case scenario).

6.3.3 Jelaskan sistem informasi dan fasilitas yang digunakan oleh institusi perguruan tinggi untuk pengelolaan prasarana dan sarana (hardware, software).

Pengelolaan prasarana dan sarana serta manajemen asset dalam lingkungan UNPATTI dilakukan melalui sistem informasi berbasis komputer dan on-line, sehingga dapat diakses dengan mudah oleh pemangku kepentingan dalam mendapatkan informasi. Hal ini dapat dilakukan melalui sistim pengecekan kecepatan yang cukup akurat pada URL http://speedtest.unpatti.ac.id maupun melalui sistim monitoring interkoneksi jaringan UNPATTI di http://cacti.unpatti.ac.id dengan username unpatti dan password hotumese.

6.3.4 Jelaskan sistem pendukung pengambilan keputusan.

Sistem pendukung pengambilan keputusan yang bersifat terintegrasi dan lengkap telah dimiliki UNPATTI dengan tetap meningkatkan kemampuan SDM melalui pelatihan dan pendidikan yang dapat mengembangkan sistem informasi secara terintegrasi berbagai unit-unit aplikasi yang tersedia di UNPATTI.

Organisasi yang mengelola TIK di Univeristas Pattimura adalah melalui sub bagian sistem informasi pada bidang perencanaan, kerjasama dan sistem informasi universitas. Pembagian tugas pada sub bagian sistem informasi untuk pengelolaan TIK meliputi 3 (tiga) kategori, yaitu: Infrastruktur dan Keamanan,Sistem Informasi dan Komunikasi, serta Integrasi dan Tata Kelola TIK. Unit pengelola TIK pada tingkat institusi dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar. Unit Pengelola TIK UNPATTI

Kegiatan-kegiatan riil dalam pengambilan keputusan di lingkungan UNPATTI secara bertahap telah memanfaatkan Teknologi Informasi berupa sistim-sistim penunjang yang digunakan didalam proses-proses akademik seperti proses, pendaftaran  mahasiswa baru dan lama, proses pendaftaran wisuda dan proses pendaftaran KKN. Melalui penggunaan sistim-sistim ini maka contoh-contoh proses pengambilan keputusan seperti perlunya dilakukan perpanjangan proses pendaftaran mahasiswa baru dan lama dapat ditentukan melalui jumlah mahasiswa aktif yang telah melakukan pendaftaran ulang. Jika jumlah yang ditargetkan belum tercapai berdasarkan informasi dari sistim, maka pimpinan universitas dapat mengambil keputusan untuk memperpanjang proses daftar ulang mahasiswa atau sebaliknya tidak memperpanjang masa pendaftaran ulang.

6.3.5 Jelaskan sistem informasi (misalnya website institusi, fasilitas internet jaringan lokal, jaringan nirkabel) yang dimanfaatkan untuk komunikasi internal dan eksternal kampus. Jelaskan juga akses mahasiswa dan dosen terhadap sumber informasi.

Universitas Pattimura telah memiliki website institusi yang dapat diakses pada URL http://unpatti.ac.id. Untuk akses Internet, UNPATTI memiliki koneksi internet dengan kapasitas bandwith sebesar 250 Mbps melalui langganan koneksi ASTINET dari PT. TELKOM. Untuk distribusi ketersediaan internet, UNPATTI telah menggunakan jaringan WAN backhaul antar gedung dengan menggunakan kabel fibre optic untuk menginterkoneksi gedung-gedung fakultas dan lembaga di lingkungan kampus. Jaringan WAN berbasis fibre optic ini digunakan untuk mendistribusikan koneksi internet yang dilanggani dari PT Telkom untuk dapat diakses melalui PC Desktop yang terhubung secara wired (menggunakan kabel) dan juga untuk akses dengan menggunakan laptop,tablet computer dan smartphone.

Di lingkungan kampus terdapat sebanyak 75 titik akses Internet berbasis wireless (wifi) yang dapat digunakan untuk akses sumber daya Internet dan juga sumber daya intranet berupa email institusi (webmail UNPATTI), VOIP (voice over internet protocol) untuk telepon berbasis internet protocol, kamera berbasis internet protocol dan keperluan video conference. Akses oleh mahasiswa dan dosen ke sumber-sumber informasi dilakukan melalui infrastruktur jaringan kampus melalui dua jenis akses wireless connection. Yang pertama untuk mahasiswa disediakan akses nirkabel (wireless) menggunakan titik-titik akses Hot Spot Mahasiswa yang tersedia di setiap gedung fakultas, gedung perpustakaan dan di gedung UPT Komputer. Hal yang sama juga disediakan untuk dosen dan staf, melalui akses koneksi wireless khusus untuk dosen dan pegawai yang tersedia titik-titik aksesnya di lingkungan kampus UNPATTI.

Penyediaan sarana electronic mail (e-mail) di lingkungan UNPATTI dilakukan melalui server mail yang dapat diakses melalui web untuk akses webmail pada URL http://mail.unpatti.ac.id Melalui laman ini dosen, mahasiswa, dan pegawai dapat mengakses layanan e-mail institusi sesuai dengan unit kerja masing-masing atau fakultas masing-masing. Untuk pegawai dan dosen disediakan e-mail dengan sub domain @staff.unpatti.ac.id juga tersedia alamat sub-domain e-mail menurut fakultas masing-masing misalnya, untuk Fakultas Ekonomi di @fekon.unpatti.ac.id, Fakultas Teknik di @fatek.unpatti.ac.id, Fakultas Pertanian di @faperta.unpatti.ac.id. dstnya untuk masing-masing fakultas.

Untuk sarana informasi tersedia laman-laman web sesuai dengan scope informasi yang hendak disebarkan, sebagai contoh untuk penyebaran informasi pada level universitas disediakan laman web universitas di http://www.unpatti.ac.id Untuk tingkat lembaga seperti Lembaga Penelitian pada laman http://lemlit.unpatti.ac.id Untuk tingkat Fakultas contoh seperti pada http://faperta.unpatti.ac.id untuk Fakultas Pertanian, http://fkip.unpatti.ac.id untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan yang sama untuk Fakultas-fakultas dan Lembaga-lembaga lainnya.

6.3.6 Jelaskan kapasitas internet yang tersedia dan bandwidth per mahasiswa.

Penyediaan akses mahasiswa terhadap sumberdaya global terus meningkat dari waktu ke waktu. Manajemen Bandwidth yang diterapkan dalam pengelolaan jaringan Universitas Pattimura bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan Internet bandwidth yang tersedia. Total bandwidth yang tersedia sebesar 250 Mbps ini kemudian diatur penggunaanya pada jaringan hotspot, hotspot mahasiswa, komputer office dan komputer lab dimana total pengguna hotspot dan hotspot mahasiswa rata-rata berjumlah 900 – 1000 pengguna per harinya, sedangkan rata-rata pengguna yang mengakses menggunakan komputer office dan lab berjumlah 150 per hari, Bandwidth rata-rata yang tersedia per mahasiswa sebesar 250 Mbps/1000 = 0.250 kbps.

6.3.7. Aksesibiltas Data Beri tanda √ pada kolom yang sesuai (hanya satu kolom) dengan aksesibilitas tiap jenis data pada tabel berikut.

No.Jenis DataSistem Pengelolaan Data   
Secara ManualDengan Komputer Tanpa JaringanDengan Komputer Jaringan Lokal (Intranet)Dengan Komputer Jaringan Luas (Internet)
(1)(2)(3)(4)(5)(6)
1Mahasiswa
2Pembayaran SPP
3Kartu Rencana Studi
4Jadwal MataKuliah
5Nilai MataKuliah
6TranskripAkademik
7Lulusan
8Tenaga Pendidik
9Tenaga Kependidikan
10Tenaga Pendukung Lainnya
11Keuangan
12Inventaris
13Perpustakaan
Jumlah tanda ÃNA= 0NB= 0NC = 0ND = 13

6.3.8 Blueprint sistem informasi. Jelaskan blueprint pengembangan, pengelolaan. dan pemanfaatan sistem informasi.

Blueprint TIK UNPATTI 2015 – 2020 adalah rangkaian rencana yang berkaitan dengan isu-isu strategis TIK. Prioritas pemanfaatan dan dukunganTIK yang dibuat bertujuan sebagai panduan pengembangan, implementasi, dan pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi dalam kurun waktu 2015-2020, dan digunakan sebagai bagian dari strategi universitas untuk mencapai visi, misi dan sasaran yang telah ditetapkan. Visi program TIK UNPATTI 2015 – 2020 yaitu Universitas Pattimura sebagai smart campus berbasis laut-pulau, terdepan dalam pelayanan dan pemanfaatan TIK berarti bahwa sistem teknologi informasi dan komunikasi yang akan dibangun harus memungkinkan informasi dan aplikasi universitas bisa diakses dari mana saja, kapan saja, serta dengan beragam perangkat akses yang terus berkembang.

UNPATTI memiliki prasarana data center yang dilengkapi dengan 18 unit rack-mounted server yang menggunakan prosesor Intel Xeon® quad core dengan 16 GB RAM pada tiap unit server. Data center juga memiliki dedicated storage server

dengan kapasitas penyimpanan on-line sebesar 4 Terra Byte (4TB). Data center ini didukung oleh instalasi emergency power supply unit untuk penyediaan tenaga listrik jika terjadi pemadaman aliran listrik PLN. Untuk keperluan ini data center didukung oleh 2 unit genset dengan kapasitas masing-masing sebesar 100 kW dan 2 x 10 kW UPS unit. Data center berfungsi sebagai pusat kendali jaringan lokal (intranet) dan juga koneksi dan distribusi koneksi Internet serta sebagai pusat manajemen dan penyimpanan data. UNPATTI memiliki koneksi internet melalui kerjasama dengan PT Telkom. Sejak tahun 2015 kapasitas bandwith Internet sebesar 250 Mbps melalui layanan teknologi IP Transit PT Telkom Tbk.

Organisasi yang mengelola TIK di Univeristas Pattimura adalah melalui sub-bagian sistem informasi pada bidang perencanaan, kerjasama dan sistem informasi universitas. Pembagian tugas pada sub-bagian sistem informasi untuk pengelolaan TIK meliputi 3 (tiga) kategori, yaitu: Infrastruktur dan Keamanan, Sistem Informasi dan Komunikasi, serta Integrasi dan Tata Kelola TIK. Unit pengelola TIK pada tingkat institusi dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar. Unit Pengelola TIK UNPATTI

Pengelolaan keamanan jaringan merupakan pengelolaan keamanan aksesibilitas dan konektifitas ke jaringan intranet maupun internet Univeristas Pattimura. Implementasi keamanan jaringan menggunakan software yang dilakukan pada network layer dan application layer dari susunan Open System Interconnection (OSI) layer. Untuk keamanan konektifitas jaringan dilakukan pada network layer dengan melakukan pandaftaran Address Resolution Protocol (ARP), penerapan Routing Rules dan Authentication, Authorization and Accounting (AAA) protocol. Sedangkan keamanan aksesibilitas jaringan dilakukan pada application layer dengan melakukan penerapan firewall rules dan Access Control List (ACL) rules.

Aturan penerapan keamanan jaringan ini dilakukan berdasarkan kebijakan pengelolaan sistem dan teknologi informasi.

Kebijakan dan Manajemen Jaringan yang diterapkan bertujuan untuk mengoptimalkan kualitas layanan dan penyediaan informasi melalui jaringan intranet maupun internet kepada setiap pengguna di dalam lingkungan Univeristas Pattimura maupun pengguna dari luar Universitas Pattimura. Kebijakan dan manajemen jaringan yang dimaksudkan terkait dengan aksesibilitas yang meliputi :

  1. Kebijakan izin akses informasi
  2. Manajemen bandwidth
  3. Manajemen IP Address

Universitas Pattimura menerapkan kebijakan akses terhadap informasi-informasi dalam kategori pornografi, download provider dan social media. Kebijakan ang diterapkan terhadap informasi dengan kategori pornography dilakukan oleh proxy server Universitas Pattimura secara intranet dan melalui DNS Server PT. Telkom secara global. Pembatasan akses lainnya yaitu terkait layanan download dengan ukuran file lebih dari 100MB, dimana untuk file berukuran lebih 100MB harus melakukan request melalui aplikasi downloader Universitas Pattimura, sehingga aktifitas download tidak mengganggu aktifitas browsing yang dilakukan oleh pengguna yang lain. Sedangkan pembatasan akses social media dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pengguna. Pembatasan ini hanya dilakukan pada waktu jam kerja yaitu dari hari Senin sampai Jumat pada pukul 08.00 – 12.00 dan 14.00 – 17.00 WIT.

Manajemen Bandwidth yang diterapkan dalam pengelolaan jaringan Univeristas Pattimura bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan Internet bandwidth yang tersedia. Total bandwidth yang tersedia sebesar 250 Mbps ini kemudian diatur penggunaanya pada jaringan hotspot, hotspot mahasiswa, komputer office dan komputer lab dimana total pengguna hotspot dan hotspot mahasiswa rata-rata berjumlah 1000 pengguna per harinya, sedangkan rata-rata pengguna yang mengakses menggunakan komputer office dan lab berjumlah 150 orang per hari.

Manajemen IP Address bertujuan untuk memetakan kelompok pengguna secara terstruktur. IP Address yang digunakan dalam jaringan intranet Universitas Pattimura terbagi atas beberapa kelompok network, yaitu : Management, Offiice, Lab, Hotspot, Hotspot, Video, VoIP, DMZ, dan Local Server.

Sistem dan teknologi yang dikembangkan dapat menjamin keamanan sumber daya TIK termasuk data dan informasi yang dikelola didalamnya dari manipulasi yang tidak benar, perusakan maupun penghilangan yang tidak semestinya. Upaya untuk mencapai indikator ini diantaranya adalah:

  • menggunakan managemen user berikut otorisasinya,
  • pemilihan dan konfigurasi yang tepat terhadap teknologi yang digunakan,
  • menggunakan mekanisme perancangan keamanan aplikasi yang diimplementasikan.
  • mengkombinasikan aspek perangkat keras dengan perangkat lunak sistem serta didukung sistem dan prosedur.
  • memperhatikan manajemen bencana (disaster management).

Sistem pengelolaan TIK yang ada di Universitas Pattimura terdapat Kordinator Layanan Infrastruktur. Posisi ini bertanggung jawab atas operasional perangkat TIK termasuk Data Center, jaringan data & komunikasi, disaster recovery & security.

Staf Infrastruktur dan Keamanan mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut :

  • Melakukan perancangan, pengelolaan, dan pemeliharaan infrastruktur jaringan, pusat data (data center) di lingkungan Universitas Pattimura;
  • Melakukan pengamanan infrastruktur TI dan pusat data (data center);
  • Menyusun dan melakukan rencana pemulihan bencana (disaster recovery plan) dan sistem pencadangan data (backup system);
  • Memberikan konsultasi teknis infrastruktur TI secara berkala kepada pegawai sub-bagian sistem informasi dan unit kerja terkait lainnya.

Sarana Teknologi Informasi di lingkungan universitas secara umum terdiri dari Data Center yang berada di gedung rektorat dengan ketersediaan peralatan server sebanyak 18 unit type rack mounted server ukuran 2U, merek HP Gen8, 2 Unit UPS 10 kW, 2 unit 100 kW genset, dan 1 Network Storage Server. Data center terkoneksi dengan media fiber optic ke gedung-gedung fakultas dan lembaga dan juga dengan media fiber optic ke gateway PT. Telkom untuk koneksi Internet.

Unit pengelola keseluruhan sistim Teknologi Informasi di lingkungan universitas menurut Organisasi Tata Kelola (OTK) yang baru dilimpahkan kepada UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK).

Sistim aliran data/informasi mengikuti tata kelola jaringan Local Area Network (LAN) dan Internet yang diatur sesuai standar pengelolaan Data Center oleh Tim Network Operating Center (NOC). Untuk aliran data didalam LAN, masing-masing unit kerja dapat melakukan akses data silang antara satu LAN unit kerja dengan LAN unit kerja lainnya didalam LAN universitas. Sedangkan aliran data dari dan ke Internet (eksternal) dilakukan dengan menerapkan routing policy dan bandwidth management yang disesuikan dengan jumlah akses / user pada masing-masing unit kerja serta aturan-aturan pembatasan akses yang sesuai dengan kebijakan universitas serta security common practice yang berlaku di dalam pengaturan akses Internet secara umum.

Akses ke sistim-sistim seperti Sistim Akademik (SisMik) dibag-bagi menurut level tanggung jawab dan otoritas kerja, hirarki struktur organisasi di lingkungan universitas, misalnya operator SisMik di tingkat Fakultas (Jurusan / Prodi) hanya diberikan otoritas akses untuk mengelola data-data akademik pada Fakultas (Jurusan / Prodi) masing-masing, sedangkan akses global di lingkungan universitas berada pada operator-operator di Bagian Registrasi dan Statistik Universitas.

Disaster System Recovery untuk keperluan back-up data pada Data Center UNPATTI menyediakan dua jalur back-up data, yang pertama backup local / internal pada storage system yang ada sendiri pada Data Center, dan yang kedua adalah remote back-up, dimana back-up data disimpan di Data Center milik PT. Telkom yang berada di Serpong – Jawa Barat, melalui koneksi data kecepatan tinggi dengan media fiber-optic dari Data Center di Gedung Rektorat ke Data Center untuk back-up milik PT. Telkom di Serpong – Jawa Barat.

Proses back up ini dilakukan sepenuhnya secara otomatis secara terjadwal dengan memanfaatkan teknologi-teknologi FTP, rsync, dan cron jobs yang di implementasikan baik untuk local back-up di Data Center UNPATTI maupun remote back-up ke Data Center PT. Telkom di Serpong, Jawa Barat.